IMAJINEWS.COM, SURAKARTA – Perasaan lelah, kegagalan, dan kebiasaan membandingkan diri dengan keberhasilan orang lain kerap membuat seseorang kehilangan semangat.
Melalui buku Untuk Kamu yang Hampir Menyerah: Capek Boleh, Menyerah Jangan (2026), Nugroho Arie Putranto mengajak pembaca menghadapi masa sulit dengan lebih lapang dan tetap melangkah, meski perlahan.
Buku ini menawarkan refleksi tentang kehidupan sekaligus mengajak pembaca menemukan makna di balik berbagai ujian yang mereka hadapi.
Buku terbitan CV Indonesia Imaji ini mengangkat pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari perasaan tidak cukup baik, luka batin, pikiran berlebihan, hingga tekanan memenuhi ekspektasi.
Penulis mengajak pembaca memahami bahwa hidup tidak harus berjalan sempurna agar tetap bermakna. Berhenti sejenak untuk memulihkan diri juga bukan berarti gagal atau kehilangan tujuan.
Salah satu pendekatan yang memperkaya pembahasan buku ini ialah penggunaan hikmah dari ayat-ayat Al-Qur’an sebagai referensi.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi bahan refleksi untuk memandang kesulitan, membangun kesabaran, dan menjaga harapan ketika menghadapi persoalan hidup.
Pendekatan ini menghadirkan perspektif spiritual yang membantu pembaca memaknai perjuangan, tanpa mengabaikan kenyataan bahwa setiap orang membutuhkan waktu dan proses untuk memulihkan diri.
Dengan bahasa yang hangat dan empatik, Nugroho menawarkan ruang refleksi bagi orang-orang yang sedang berjuang dalam diam.
Alih-alih menuntut pembaca selalu kuat, buku ini menekankan pentingnya menerima keadaan diri, memberi ruang bagi perasaan lelah, dan berani mengambil langkah kecil untuk melanjutkan perjalanan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa meminta waktu untuk beristirahat bukanlah tanda kelemahan, sementara harapan dapat tumbuh kembali ketika seseorang bersedia menjalani prosesnya.
Nugroho Arie Putranto merupakan entrepreneur dan profesional yang menekuni bidang bisnis, strategi, kepemimpinan, serta pengembangan organisasi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 2008 dan pendidikan magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2010.
Melalui Untuk Kamu yang Hampir Menyerah: Capek Boleh, Menyerah Jangan, penulis menghadirkan bacaan reflektif yang memadukan pengalaman hidup dan hikmah spiritual untuk menemani pembaca melewati masa sulit. Informasi lengkap mengenai buku ini tersedia melalui katalog resmi Indonesia Imaji.










