SRAGEN, IMAJINEWS – Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta resmi diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Selasa (14/7/2026).
Mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi itu akan menjalankan pengabdian kepada masyarakat selama lebih dari satu bulan dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan, Naili Amalia, S.E., M.M.
Program KKN menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Selama berada di Desa Doyong, para mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi dan persoalan yang dihadapi masyarakat, kemudian merancang program kerja yang relevan, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus mengasah kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan menyelesaikan persoalan di lapangan.
Dosen pembimbing lapangan, Naili Amalia, mengatakan KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi proses pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan realitas sosial masyarakat.
“Mahasiswa diharapkan mampu berbaur dengan masyarakat, memahami kebutuhan warga, kemudian menghadirkan program yang relevan dan solutif sesuai potensi desa,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan partisipatif menjadi kunci agar setiap kegiatan yang dijalankan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.

Sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pelaksanaan KKN saat ini diarahkan untuk mendorong mahasiswa berkontribusi terhadap pembangunan desa melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, literasi digital, pendidikan, kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.
Kehadiran mahasiswa Unisri di Desa Doyong diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi peserta KKN, tetapi juga melahirkan inovasi dan solusi yang dapat mendukung kemajuan masyarakat setempat secara berkelanjutan.









