Wednesday, October 28, 2026
Imaji News
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • KOLOM
    • OPINI
    • SASTRA
    • EDITORIAL
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI-POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • VIDEO
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • KOLOM
    • OPINI
    • SASTRA
    • EDITORIAL
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI-POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • VIDEO
No Result
View All Result
Imaji News
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Dosen Universitas Bojonegoro Terbitkan Buku tentang Ketahanan Pesisir Pantura Jawa Timur

Soroti Pentingnya Kapasitas Kelembagaan Hadapi Bencana

by Redaksi Imaji
October 18, 2026
in PENDIDIKAN
Dosen Universitas Bojonegoro Terbitkan Buku tentang Ketahanan Pesisir Pantura Jawa Timur
0
SHARES
16
VIEWS
Share on Whatsapp

Surakarta, imajinews.com – Ancaman bencana di kawasan pesisir tidak lagi dapat dipandang sebagai peristiwa yang datang sesekali. Banjir rob, abrasi, penurunan muka tanah, gelombang ekstrem, hingga tekanan terhadap lingkungan dan mata pencaharian masyarakat berlangsung dalam konteks risiko yang semakin kompleks.

Persoalan tersebut menjadi titik berangkat Musta’ana, S.Sos., M.Si. dalam buku terbarunya berjudul Membangun Kapasitas Kelembagaan untuk Ketahanan Pesisir: Tata Kelola Bencana di Pantai Utara Jawa Timur, yang diterbitkan oleh CV Indonesia Imaji.

Buku ini menawarkan cara pandang bahwa menghadapi bencana pesisir tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur fisik atau memperkuat respons ketika bencana sudah terjadi.

Ketahanan membutuhkan kelembagaan yang mampu mengantisipasi risiko, merencanakan langkah penanganan, mengoordinasikan berbagai pihak, mengelola sumber daya, melibatkan masyarakat, serta belajar dari pengalaman bencana secara berkelanjutan.

Konteks Pantai Utara Jawa Timur menjadi perhatian utama dalam buku ini karena kawasan pesisir merupakan ruang yang mempertemukan kepentingan pembangunan dengan berbagai persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan pemerintahan. Dengan demikian, risiko bencana tidak hanya berkaitan dengan kondisi alam, tetapi juga dengan kapasitas masyarakat dan institusi dalam merespons perubahan serta tekanan yang berlangsung secara terus-menerus.

Menggunakan perspektif administrasi publik, kelembagaan, dan tata kelola bencana, buku ini membawa pembaca memahami ketahanan pesisir secara lebih komprehensif. Pertanyaan yang hendak dijawab bukan semata bagaimana masyarakat bertahan ketika bencana datang, melainkan bagaimana institusi dibangun agar mampu mengantisipasi, beradaptasi, memulihkan diri, dan bertransformasi menghadapi risiko. Pendekatan tersebut menempatkan kelembagaan sebagai bagian penting dari pembangunan ketahanan masyarakat pesisir.

Musta’ana sendiri merupakan akademisi pada Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro (Unigoro). Kajian mengenai kebencanaan juga bukan tema yang sepenuhnya terpisah dari aktivitas akademiknya.

BACA JUGA  Prodi Manajemen UNISRI Optimalkan Link and Match Lulusan dengan Dunia Usaha dan Industri

Pada 2026, Musta’ana tercatat sebagai ketua penelitian “Kapasitas Kelembagaan Manajemen Bencana dalam Membangun Ketahanan Pesisir di Wilayah Pantura Jawa Timur” dalam skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR).

Ia juga terlibat dalam sejumlah kajian lain, antara lain penelitian mengenai manajemen pengelolaan pasar tradisional, inovasi teknologi dalam kewirausahaan publik, serta pelayanan publik inklusif bagi penyandang disabilitas.

Publikasi Musta’ana juga menunjukkan perhatian terhadap persoalan tata kelola dan kebijakan publik. Di antaranya penelitian tentang strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana dalam mencegah bullying di Kabupaten Bojonegoro serta kajian mengenai kualitas pelayanan publik melalui aplikasi digital pemerintahan desa. Latar akademik tersebut memberikan konteks bagi buku yang secara khusus mempertemukan perspektif kelembagaan dengan persoalan ketahanan pesisir.

Diterbitkan dengan ISBN 978-634-7833-39-6, Membangun Kapasitas Kelembagaan untuk Ketahanan Pesisir hadir bukan hanya sebagai pembahasan mengenai bencana, tetapi sebagai ajakan untuk melihat kesiapsiagaan dari sisi tata kelola.

Buku ini relevan bagi mahasiswa, akademisi, aparatur pemerintahan, praktisi kebencanaan, pemerhati lingkungan, maupun masyarakat pesisir yang ingin memahami bagaimana kapasitas kelembagaan dan kolaborasi dapat menjadi fondasi untuk membangun wilayah Pantura Jawa Timur yang lebih tangguh menghadapi risiko di masa depan.

SendShareTweetShare
Previous Post

Lulusan Politeknik Insan Husada Didorong Jadi Healthpreneur di Era Digital

Next Post

Cinta Bukan Perasaan, Melainkan Seni yang Harus Dipelajari

Related Posts

Momentum Perbaiki Pembiayaan Kebencanaan Indonesia
KOLOM

Hari Santri 2027: Ketika Bertanya Agama Bisa ke AI, Bagaimana Kelak Posisi Pesantren?

October 28, 2026
Nugroho Arie Putranto Terbitkan Buku untuk Mereka yang Lelah Menghadapi Hidup
ADVERTORIAL

Nugroho Arie Putranto Terbitkan Buku untuk Mereka yang Lelah Menghadapi Hidup

October 22, 2026
Punya Riset Seputar Bisnis Digital? DIGITIVE Siap Menampungnya di Edisi Januari 2027
PENDIDIKAN

Punya Riset Seputar Bisnis Digital? DIGITIVE Siap Menampungnya di Edisi Januari 2027

October 28, 2026
Politeknik Akbara Surakarta Gelar Wisuda, Siapkan Tenaga Profesional di Tiga Bidang
PENDIDIKAN

Politeknik Akbara Surakarta Gelar Wisuda, Siapkan Tenaga Profesional di Tiga Bidang

October 21, 2026
Memahami Total Quality Management: Strategi Membangun Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing
EKONOMI-POLITIK

Memahami Total Quality Management: Strategi Membangun Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

October 19, 2026
Elegi Sungai: Ketika Alam Menanggung Jejak Kegelapan Manusia
KOLOM

Duka Sunyi Krisis Iklim dan Hilangnya Memori Indrawi

October 19, 2026
Next Post
Cinta Bukan Perasaan, Melainkan Seni yang Harus Dipelajari

Cinta Bukan Perasaan, Melainkan Seni yang Harus Dipelajari

BERITA POPULER

  • Proyek Strategis Nasional Dipindah, Luka Tertinggal di Tanah Fakfak

    Proyek Strategis Nasional Dipindah, Luka Tertinggal di Tanah Fakfak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Mahasiswa Unisri Terjun KKN di Desa Doyong Sragen, Siapkan Program Solutif untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen Prodi Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Undangan Menulis Jurnal Ilmiah Bisnis Digital dan Manajemen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KKN Nawasena Boyolali Berdayakan Perempuan Lewat Daur Ulang dan Pemanfatan SDA Melimpah.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

KOLOM

Hari Santri 2027: Ketika Bertanya Agama Bisa ke AI, Bagaimana Kelak Posisi Pesantren?

October 28, 2026
ADVERTORIAL

Nugroho Arie Putranto Terbitkan Buku untuk Mereka yang Lelah Menghadapi Hidup

October 22, 2026
PENDIDIKAN

Punya Riset Seputar Bisnis Digital? DIGITIVE Siap Menampungnya di Edisi Januari 2027

October 28, 2026
PENDIDIKAN

Politeknik Akbara Surakarta Gelar Wisuda, Siapkan Tenaga Profesional di Tiga Bidang

October 21, 2026
EKONOMI-POLITIK

Memahami Total Quality Management: Strategi Membangun Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

October 19, 2026
ADVERTISEMENT

Portal berita imajinews.com merupakan media siber di bawah naungan Indonesia Imaji Group (SK Kemenkumham Nomor: AHU-0009010-AH.01.06 Tahun 2026). Kabar baik untuk Indonesia.

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan

Kontak Kami

imajinews@gmail.com

0851 5840 5844

© 2026 Indonesia Imaji - All Right Reserved Imaji News.

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • KOLOM
    • OPINI
    • SASTRA
    • EDITORIAL
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI-POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • VIDEO

© 2026 Indonesia Imaji - All Right Reserved Imaji News.

Berita Eksklusif Terkini di Imaji News