Thursday, July 30, 2026
Imaji News
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • KOLOM
    • OPINI
    • SASTRA
    • EDITORIAL
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI-POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • VIDEO
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • KOLOM
    • OPINI
    • SASTRA
    • EDITORIAL
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI-POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • VIDEO
No Result
View All Result
Imaji News
No Result
View All Result
Home TEKNOLOGI

Enam Strategi Digital Marketing di Era AI-First yang Harus Kamu Kuasai

Bisnismu tidak hanya akan bertahan, tetapi juga memenangkan persaingan di era yang penuh perubahan

by Redaksi Imaji
June 19, 2026
in TEKNOLOGI
Enam Strategi Digital Marketing di Era AI-First yang Harus Kamu Kuasai

Foto: Ilustrasi digital marketing

0
SHARES
1
VIEWS
Share on Whatsapp

Di era digital yang terus berkembang, sukses dalam pemasaran tidak lagi sekadar tentang mengikuti tren, namun tentang bagaimana kita beradaptasi dengan perubahan fundamental.

Digital Marketing Playbook 2026 menggarisbawahi bahwa tahun 2026 bukanlah tentang “yang penting pakai AI”, melainkan tentang “siapa yang paling cepat memberikan relevansi kepada pengguna dengan memanfaatkan AI”.

Kemenangan akan berpihak pada merek yang mampu mempersonalisasi konten, iklan, dan landing page secara otomatis, melakukan targeting berdasarkan perilaku real-time, serta mengoptimalkan kampanye dengan sistem AI-driven, menggantikan metode manual yang sudah usang.

Strategi ini juga menandai pergeseran dari funnel linear tradisional (TOFU-MOFU-BOFU) menuju funnel dinamis yang bersifat loop. Perilaku pengguna kini lebih cair dan tidak terduga; mereka bisa meloncat dari satu tahap ke tahap lain.

Oleh karena itu, marketer perlu membangun customer journey yang fleksibel dan beradaptasi berdasarkan interaksi pengguna.

Retargeting pun menjadi lebih cerdas, tidak lagi sekadar menargetkan semua yang “add to cart”, tetapi fokus pada pola mikro seperti pengguna yang berhenti menonton video di detik tertentu atau yang mengklik CTA tetapi tidak menyelesaikan scroll halaman.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, biaya traffic dan CPM yang terus melonjak, kunci sukses justru terletak pada kemampuan mengoptimalkan pengalaman pengguna (UX) di landing page. Halaman yang “licin” dengan loading time di bawah 2 detik, form yang singkat, CTA yang jelas, serta social proof real-time akan menjadi penentu konversi.

Setiap kampanye harus memiliki landing page khusus yang dirancang presisi, bukan mengandalkan homepage umum, untuk memastikan relevansi dan mengurangi angka bouncing.

Tantangan lain yang muncul adalah meningkatnya skeptisisme pengguna dan banjirnya informasi (noise). Di 2026, personalisasi bukan lagi opsi, melainkan keharusan.

BACA JUGA  Etika Bisnis dan Teknologi Digital

Komunikasi melalui email, SMS, atau WhatsApp harus tersegmentasi berdasarkan perilaku, rekomendasi produk harus digerakkan oleh AI, dan kreatif iklan harus dinamis serta personal.

Prinsip dasarnya yaitu menjual hal yang sama kepada semua orang adalah strategi bunuh diri di era dimana konsumen mengharapkan pengalaman yang khusus untuk mereka.

Baca juga: Belanja buku terbaik di Shopee

Namun, di balik kecanggihan AI, isu kepercayaan justru semakin mengemuka akibat maraknya skandal AI, deepfake, dan hoaks. Dalam gelaran mega sales, merek yang akan menang adalah merek yang paling dipercaya.

Transparansi dalam harga, stok, dan promo, bukti keaslian produk, edukasi anti-hoaks, serta konten yang tetap mengedepankan sentuhan manusia (human-driven) akan menjadi pembeda.

Pengguna media sosial pada tahun 2026  cenderung percaya pada brand yang terasa “manusiawi” dan autentik, bukan yang terkesan robotik dan dingin.

Terakhir, ekosistem penjualan di 2026 akan semakin lintas platform dan terintegrasi. Pengguna bisa menemukan brand di TikTok, melakukan checkout di marketplace seperti Shopee, dan repeat order melalui website.

Oleh karena itu, strategi omnichannel yang mencakup IG Ads, TikTok Ads, Google Performance Max, Marketplace Ads, serta integrasi Website dengan CRM WhatsApp menjadi esensial.

Retargeting juga harus dilakukan secara cross-channel untuk mengikuti pergerakan pengguna di berbagai platform.

Kesimpulannya, kesuksesan digital marketing di tahun 2026 tidak lagi hanya soal kreativitas, tetapi tentang relevansi dan kecepatan adaptasi.

Dengan mengadopsi keenam strategi yaitu personalisasi AI-first, funnel dinamis, UX optimal, komunikasi hyper-personal, membangun kepercayaan, dan ekosistem lintas platform; bisnismu tidak hanya akan bertahan, tetapi juga memenangkan persaingan di era yang penuh perubahan ini.

Mari mulai belajar dan beradaptasi sekarang, karena masa depan pemasaran digital sudah di depan mata.

BACA JUGA  Perkembangan Teknologi dan Industri 4.0
Tags: ARTIFICIAL INTELLIGENCEBisnis DigitalDIGITAL MARKETING
SendShareTweetShare
Previous Post

Pelantikan Pengurus Ormawa FEBI UIN Surakarta dan Lahirnya Tonggak Baru BPKM-PS Ekonomi Syariah

Next Post

Kanada Raih Kemenangan Bersejarah Usai Bekuk Qatar 6-0

Related Posts

Digital Business Expo Jadi Ajang Pamer Produk Mahasiswa Politeknik Akbara
PENDIDIKAN

Digital Business Expo Jadi Ajang Pamer Produk Mahasiswa Politeknik Akbara

June 19, 2026
PENDIDIKAN

Membaca Arah Bisnis Digital 2026

June 17, 2026
Undangan Menulis Jurnal Ilmiah Bisnis Digital dan Manajemen
PENDIDIKAN

Undangan Menulis Jurnal Ilmiah Bisnis Digital dan Manajemen

June 15, 2026
Next Post
Kanada Raih Kemenangan Bersejarah Usai Bekuk Qatar 6-0

Kanada Raih Kemenangan Bersejarah Usai Bekuk Qatar 6-0

BERITA POPULER

  • Proyek Strategis Nasional Dipindah, Luka Tertinggal di Tanah Fakfak

    Proyek Strategis Nasional Dipindah, Luka Tertinggal di Tanah Fakfak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Mahasiswa Unisri Terjun KKN di Desa Doyong Sragen, Siapkan Program Solutif untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen Prodi Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Undangan Menulis Jurnal Ilmiah Bisnis Digital dan Manajemen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompetisi Karang Taruna Desa Beji; Beji Cup Series IV resmi digelar!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

PENDIDIKAN

Dosen Ilmu Komunikasi Terbitkan Buku Hukum Media Massa, Kupas Kebebasan Pers hingga Tantangan AI di Era Digital

July 28, 2026
EKONOMI-POLITIK

Ketika Transparansi Lembaga Zakat Diuji di Era Digital

July 24, 2026
EKONOMI-POLITIK

Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

July 24, 2026
EKONOMI-POLITIK

Koperasi Desa Merah Putih di Tengah Pro dan Kontra, Saatnya Kembali Memahami Hakikat Koperasi

July 20, 2026
PENDIDIKAN

Magister Manajemen Unisri Dorong UMKM Muslim Bangkok Melek Bisnis Digital

July 20, 2026

Portal berita imajinews.com merupakan media siber di bawah naungan Indonesia Imaji Group (SK Kemenkumham Nomor: AHU-0009010-AH.01.06 Tahun 2026). Kabar baik untuk Indonesia.

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan

Kontak Kami

imajinews@gmail.com

0851 5840 5844

© 2026 Indonesia Imaji - All Right Reserved Imaji News.

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • KOLOM
    • OPINI
    • SASTRA
    • EDITORIAL
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI-POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • VIDEO

© 2026 Indonesia Imaji - All Right Reserved Imaji News.

Berita Eksklusif Terkini di Imaji News