Surakarta – Di tengah derasnya arus transformasi digital, kepemimpinan menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibanding satu dekade lalu. Seorang pemimpin kini tidak lagi cukup mengandalkan pengalaman, intuisi, maupun kewenangan formal.
Kehadiran artificial intelligence (AI), budaya kerja digital, serta kolaborasi lintas generasi telah mengubah cara organisasi mengambil keputusan dan menyusun strategi. Berangkat dari realitas tersebut, tiga akademisi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta meluncurkan buku Strategic Leadership: Teori, Praktik, dan Tantangan di Era Artificial Intelligence, yang diterbitkan oleh CV Indonesia Imaji.
Buku ini ditulis oleh Dr. Sunarso, M.M., Dr. Rispantyo, M.Si., dan Dr. Edi Wibowo, S.E., M.M. Ketiganya merupakan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta yang selama ini aktif mengembangkan kajian manajemen, kepemimpinan, organisasi, dan kewirausahaan.
Melalui buku ini, ketiga penulis berupaya menjawab kebutuhan akan literatur kepemimpinan yang tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga mampu memberikan perspektif baru mengenai perubahan dunia organisasi akibat pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Berbeda dengan buku kepemimpinan konvensional yang banyak bertumpu pada teori-teori klasik, Strategic Leadership menempatkan AI sebagai bagian dari ekosistem kepemimpinan modern. Buku ini menegaskan bahwa pemimpin masa kini harus mampu berkolaborasi dengan teknologi, memanfaatkan analisis data secara real-time, serta mengelola organisasi yang semakin kompleks.
AI dipandang bukan sebagai ancaman bagi kepemimpinan manusia, melainkan sebagai instrumen yang dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan apabila digunakan secara bijaksana.
Salah satu penulis, Dr. Sunarso, M.M., dikenal sebagai akademisi dan peneliti di bidang manajemen yang telah menghasilkan berbagai publikasi ilmiah maupun buku ajar. Beliau aktif meneliti bidang investasi, manajemen keuangan, dan pengembangan organisasi.
Beberapa karya yang telah diterbitkannya antara lain membahas investasi pasar modal, pengelolaan keuangan UMKM, hingga strategi pengembangan bisnis yang berorientasi pada transformasi digital. Rekam jejak tersebut memperkuat posisi buku ini sebagai karya yang lahir dari perpaduan pengalaman akademik dan kebutuhan praktis di lapangan.
Keunggulan lain buku ini terletak pada pembahasannya yang sistematis. Dalam sembilan bab, pembaca diajak memahami perjalanan konsep kepemimpinan mulai dari teori dasar, kreativitas dan inovasi, pembentukan tim, pengambilan keputusan strategis, dinamika kekuasaan dalam organisasi, hingga kepemimpinan digital dan kepemimpinan berbasis AI. Materi tersebut disusun secara berjenjang sehingga mudah diikuti oleh mahasiswa maupun praktisi.
Tidak hanya menyajikan konsep, buku ini juga mengangkat berbagai fenomena yang kini dihadapi organisasi modern. Mulai dari kolaborasi manusia dengan AI (human–AI collaboration), tantangan memimpin karyawan lintas generasi, hingga bagaimana seorang pemimpin tetap menjaga nilai-nilai etika ketika sebagian proses organisasi telah didukung oleh sistem otomatis. Pembahasan tersebut menjadi relevan karena organisasi saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung semakin cepat.
Setiap bab juga dilengkapi dengan rangkuman materi dan studi kasus yang dirancang untuk melatih kemampuan analitis pembaca. Pendekatan ini membuat buku tidak berhenti sebagai bacaan konseptual, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mendorong pembaca menghubungkan teori dengan persoalan nyata yang dihadapi organisasi, baik di sektor bisnis, pemerintahan, maupun pendidikan.
Melalui penerbitan Strategic Leadership: Teori, Praktik, dan Tantangan di Era Artificial Intelligence, Indonesia Imaji menghadirkan referensi yang relevan dengan kebutuhan kepemimpinan abad ke-21.
Buku ber-ISBN 978-623-8067-89-3 ini menjadi bacaan penting bagi mahasiswa, dosen, peneliti, manajer, hingga pemimpin organisasi yang ingin memahami bagaimana memimpin secara adaptif di tengah era ketika kecerdasan buatan telah menjadi bagian dari proses strategis organisasi.









