JAKARTA, IMAJINEWS – Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (6/8/2026).
Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen grup, sementara Singapura dan Vietnam melangkah ke fase semifinal.
Kegagalan itu langsung mendapat respons dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Ia menegaskan federasi tidak akan menutup mata terhadap hasil yang diraih Skuad Garuda dan akan melakukan evaluasi menyeluruh.
Evaluasi tidak hanya menyangkut hasil pertandingan, tetapi juga performa tim secara keseluruhan setelah Indonesia gagal memenuhi target untuk melaju ke fase gugur.
Hasil tersebut terasa mengecewakan karena Indonesia sebelumnya mengawali turnamen dengan catatan positif. Garuda mengalahkan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0 sebelum takluk 0-3 dari Vietnam.
Pada laga penentu kontra Singapura, Indonesia sebenarnya membutuhkan kemenangan untuk mengamankan peluang lolos, tetapi hanya mampu mencetak satu gol dan harus puas berbagi angka.
Sorotan berikutnya tentu mengarah kepada pelatih John Herdman yang baru menangani Timnas Indonesia. Kegagalan di Piala AFF menjadi ujian penting bagi proyek baru yang dibangun PSSI, terutama setelah federasi memasang target tinggi terhadap perkembangan tim nasional.
Namun, hasil satu turnamen juga perlu dibaca secara proporsional karena evaluasi idealnya mempertimbangkan kualitas permainan, kesiapan skuad, konsistensi performa, serta target jangka panjang tim.









